Senin, September 20, 2021
BerandaIlmu HadisArti Islam, Iman, dan Ihsan yang Sebenarnya

Arti Islam, Iman, dan Ihsan yang Sebenarnya

Hadis Arba’in 02: Islam, Iman, dan Ihsan

  • Redaksi Hadis

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ: بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ ﷺ ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ، لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ، وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ، حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ: يَا مُحَمَّد أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ: اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً قَالَ: صَدَقْتَ، فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِيْمَانِ قَالَ: أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ. قَالَ صَدَقْتَ، قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِحْسَانِ، قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ. قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ، قَالَ: مَا الْمَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ. قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنْ أَمَارَاتِهَا، قَالَ أَنْ تَلِدَ اْلأَمَةُ رَبَّتَهَا وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي الْبُنْيَانِ، ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثْتُ مَلِيًّا، ثُمَّ قَالَ: يَا عُمَرَ أَتَدْرِي مَنِ السَّائِلِ؟ قُلْتُ: اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمَ. قَالَ فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتـَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ – رواه مسلم

Dari Umar r.a, ia berkata, “Ketika kami sedang duduk bersama Rosululllah  pada suatu hari, tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang memakai pakaian serba putih dan rambutnya sangat hitam. Tidak terlihat darinya bekas perjalanan jauh dan tidak satupun diantara kami yang mengenalnya. Selanjutnya, duduklah ia di hadapan Rosululllah  dengan menyandarkan lututnya pada lutut Rosulullah dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas kedua paha Rosulullah. Orang itu bertanya, “Wahai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang Islam!” Rosulullah pun menjawab, “Islam adalah engkau bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, melaksanakan sholat, membayar zakat, berpuasa di bulan Romadhon, dan berhaji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya. “Lelaki itu mengatakan “Engkau benar”. Kamipun merasa heran terhadap orang itu. Ia bertanya, tetapi ia juga yang membenarkan. Orang itu bertanya kembali, “Beritahukan kepadaku tentang iman!” Rosulullah pun menjawab, “Iman adalah engkau percaya kepada Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitab Allah, rosul-rosul Allah, hari akhir, dan percaya kepada takdir baik maupun takdir buruk. “Orang itu berkata, “Engkau benar.” Orang itu bertanya kembali, “Beritahukan kepadaku tentang Ihsan!” Rosulullah pun menjawab, “Ihsan adalah engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Apabila engkau tidak bisa melihat-Nya, sungguh Dia melihatmu.” Selanjutnya, orang itu bertanya kembali, “Beritahukan kepadaku tentang hari Kiamat!” Rosulullah pun menjawab, “Orang yang ditanya tidak lebih tahu dari orang yang bertanya.” Orang itu mengatakan, “Kalau begitu, beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!” Rosulullah menjawab, “Jika seorang budak perempuan telah melahirkan majikannya dan jika kamu melihat orang-orang yang tak beralas kaki, tak berbaju, miskin, dan pengembala kambing, berlomba-lomba dalam mendirikan bangunan yang tinggi.” Setelah itu, orang itu pergi. Akupun menunggu lama. Beberapa hari kemudian, Rosulullah bertanya kepadaku, “Wahai Umar, tahukah kamu siapa orang yang bertanya itu?” Akupun menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahuinya.” Rosulullah mengatakan, “Dialah Jibril yang datang untuk mengajarkan agama kepada kalian.” (HR. Muslim)

  • Takhrij Hadis

Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim di awal kitab al-Iman nomor 8, Tirmidzi dalam kitab al-Iman nomor 2738. Abu Dawud dalam kitab as-Sunnah (bab tentang takdir) nomor 4695. an-Nasa’i dalam kitab al-Iman (bab sifat-sifat Islam) 8/97.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments